teenage dream

love yourself and be extraordinary!

You had me at a point where I would’ve left the entire world behind for you.

—(via 0hfive)

(Source: hoetion, via 0hfive)

Sebuah awal

9 Agustus 2014
Siang itu saya duduk tepat di depan piano, dengan jari menari memainkan irama yang mendamaikan. Tidak butuh waktu lama yang ditunggu pun tiba, semua berdiri dari tempat duduknya menyambut mereka. Disitulah mereka, tepat di pintu gereja dengan wajah berseri dimabuk cinta.
Pasangan pengantin itu pun berjalan ke depan altar dan menyalakan lilin simbol harapan agar di masa depan rumah tangga yang mereka bangun akan bersinar terang. Samar-samar terlihat tangan yang bergetar, bagai kehidupan baru yang akan penuh goncangan tapi pada akhirnya akan tetap bersinar jika kedua pihak memegang janji mereka untuk tetap berjalan bersama dalam keadaan apapun.
Rangkaian ibadah pun berjalan, janji setia diucapkan. Kalimat “Ya, saya berjanji” menjadi awal kehidupan bagi keluarga baru ini. Mereka tau, cinta tidak selalu indah. Tapi mereka tau, mereka bisa menjalaninya bersama.
Hari ini, ada sebuah awal yang baru bagi dua anak manusia yang dipertemukan Tuhan. Di belahan dunia lain, mungkin ada sebuah awal yang baru bagi seorang anak yang baru dilahirkan. Sebuah awal yang baru bagi mereka yang baru memulai satu hubungan. Dan sebuah awal baru yang lainnya.
Semua awal yang baru itu dipenuhi sukacita. Tapi tidak ada perjalanan yang tidak pernah melewati masa gelap. Pada akhirnya, mereka yang setia lah yang akan tetap bertahan sesulit apapun dunia membawa mereka jatuh.
Satu hari nanti, entah kapan dan bersama siapa. Saya tdk tau. Tapi saat waktunya tiba, saya akan seperti dua sejoli itu. Berjalan bersama dengan cinta yang berapi-api, dan mengakhirinya dengan cinta yang sama. Kapan dan siapa, saya pun tidak tau.
#throwbacksaturday

Exploring Tambing Lake with my bestfriends. Part of Lore Lindu National Park where you can find many species of birds right here, also great place for bird watching. Just pack and let’s get lost!

Tidak selamanya #throwbacksaturday

Saya tiba tiba teringat sekitar setahun yang lalu, saya lupa tepatnya tanggal berapa. Waktu itu saya akan kembali merantau ke tempat kuliah saya. Saya dan seorang sahabat saya memutuskan untuk menghabiskan malam terakhir bersama.
Banyak cerita, banyak tawa, hanya kami berdua. Tanpa terasa malam datang dan dia harus kembali ke rumahnya. Seperti biasa, perpisahan kami selalu disertai pelukan erat seakan tidak ingin terpisah tapi harus berpisah.
sambil memeluk saya dia berbisik, yang masih saya ingat sampai sekarang, “Saya senang kita sahabatan. Kalo kita pacaran mungkin saja saya kehilangan kau. Tapi saya tidak mau kehilangan kau, saya lebih sayang dari itu”
Saya membalasnya dengan tersenyum dan bersyukur saya punya sahabat seperti ini. Ya, saya hanya ingin tersenyum dan menikmati betapa indahnya kasih sayang antara sahabat ini.
Disitulah saya mengerti, ketika anak laki laki dan perempuan dipertemukan, tidak selamanya mereka harus saling jatuh cinta. Tidak selamanya mereka bersama karna salah satu dari mereka punya rasa yang lebih.
Cinta bisa datang dan pergi seenaknya, tapi sahabat akan selalu ada. Tidak harus bersama terus menerus, malah terkadang harus terpisah pulau, tapi sahabat akan selalu saling mengingat dan kembali bersama di waktu yang tepat.

True Love

I’ve been busy of working all week, got pressure from here and there, forget to have conversation with him or even have a good time. 

Everything has changed and long distance is drowning me so deep. We mad each other,we don’t even remember why. 

Last night, I had free time and decided to have me time. Just me and my self,sitting on the front terrace all night and thinking bout my relationship. after all of this, i have so many reasons to leave. tears and pains that hurt me so bad. 

But at the end of the night, I found that the only reason to stay was love. just one thing to beat all the reasons to leave. And at that time, I knew, I’ve found my true love. 

Born to be wild

Born to be wild

The people who are meant to be in your life will always gravitate back towards you, no matter how far they wander.

—(via coldaslt)

(Source: psych-facts, via yelyahwilliams)